WARTABANJAR.COM – Laga Persela Lamongan melawan pemuncak klasemen sementara Grup 2 atau Grup Timur, PS Barito Putera akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan pada Minggu (11/1).
Namun pertandingan ini tak mudah bagi Persela yang banyak kehilangan pemain usai pergantian manajemen.
Diketahui ada enam pemain hengkang dari Persela Lamongan ke PSIS Semarang dengan proses transfer yang ‘tidak resmi’.
Enam pemain yang dimaksud adalah Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, Alberto Goncalves, dan Mario Londok.
Mereka meninggalkan Persela menuju PSIS Semarang dalam waktu yang berdekatan, bahkan saat bursa transfer belum resmi dibuka.
Dikutip dari Lamonganpublic yang bersumber dari Radar Lamongan, Manajemen Persela menegaskan, perpindahan enam pemain tersebut bukanlah proses transfer resmi.
Asisten pelatih sekaligus Plt. Manajer Persela, Ragil Sudirman, mengungkapkan bahwa kepergian para pemain tersebut tidak disertai adanya kompensasi apa pun bagi Persela.
“Tidak ada biaya transfer ataupun kompensasi. Padahal secara aturan, seharusnya ada mekanisme penebusan sisa kontrak,” ujarnya dikutip Sabtu (10/1).
Ragil menjelaskan, hengkangnya sejumlah pemain terjadi bersamaan dengan masa peralihan manajemen Persela. Kondisi itu, menurutnya, dimanfaatkan untuk memindahkan pemain tanpa melalui prosedur sebagaimana mestinya.
“Di situ ada celah. Beberapa pemain dikeluarkan dan langsung dibuatkan surat keluar, ini kan nggak Fair, kalau keluar seharusnya semua harus diserhakan semua ke manajemen baru” katanya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

