Ada Imran Nahumarury di Balik Terpilihnya Widodo Cahyono Putro Jadi Pelatih PSIS

WARTABANJAR.COM – Bertepatan hari ulang tahunnya ke-94, PSIS Semarang resmi memiliki pelatih baru: Widodo Cahyono Putro.

Widodo Cahyono Putro adalah mantan pemain Timnas Indonesia yang pernah melatih banyak klub di Indonesia, terakhir Garudayaksa sang juara Liga 2 Championship 2026.

Beredar kabar di kalangan suporter PSIS Semarang, sebelum memutuskan Widodo Cahyono Putro, manajemen menjalin komunikasi secara intens dengan pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury.

Imran Nahumarury adalah mantan pelatih PSIS Semarang yang kemudian pindah mengarsiteki Malut United di awal tim tersebut berlaga di Liga 1.

Baca Juga: Kado Ultah PSIS: Eks Garudayaksa Jadi Pelatih Baru, Cek Profil Widodo Cahyono Putro

Baca Juga: Ultah Ke-94: PSIS Semarang Nego Pelatih Baru, Dekati Pemain Senilai Rp3,9 Miliar

Saat itu Imran membawa rombongan pemain dari PSIS seperti Fredyan Wahyu, Wahyu Prasetyo (Hulk), Joko Ribowo, Muhammad Rio Saputro dan Aldhila Ray Redondo,

Kemudian menyusul Hari Nur Yulianto, Riyan Ardiansyah, dan Septian David Maulana.

Kabarnya, Imran Nahumarury sudah melakukan pembicaraan serius soal rencana melatih PSIS Semarang, sekaligus membawa beberapa mantan pemain tim berjuluk Mahesa Jenar itu.

Namun, karena Imran Nahumarury masih terikat kontrak dengan Semen Padang hingga berakhirnya Liga 1 Super League musim ini, dia belum meneken kontrak yang disodorkan manajemen PSIS.

Di sisi lain, manajemen PSIS Semarang menginginkan segera terjadi kesepakatan hitam di atas putih karena sesuai rencana, nama pelatih baru akan diumumkan saat hari ulang tahun PSIS, Senin 19 Mei 2026 kemarin.

Diduga karena itu, manajemen PSIS kemudian “mendekati” Widodo Cahyono Putro yang berujung kesepakatan hitam di atas putih.