WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPPP) Kabupaten Tabalong melalui UPTD Pengendalian Hama dan Penyakit mengungkapkan penyebab utama gugur daun karet yang belakangan menyerang sejumlah kebun milik petani di wilayah Tabalong, Kalimantan Selatan.
Kepala UPTD Pengendalian Hama dan Penyakit DKPPP Kabupaten Tabalong, Doni Tugas Prasetyo mengatakan, penyakit gugur daun karet tersebut disebabkan oleh patogen Pestalotiopsis sp.
Menurutnya, jamur patogen tersebut bekerja dengan menyerap nutrisi pada daun karet dan mengeluarkan toksin yang memperlemah jaringan pada pangkal daun.
Baca Juga Anak Aniaya Ayah Kandung di Sungai Pinang Banjar, ini Kronologinya
Sehingga daun karet mudah gugur dan berdampak pada penurunan produksi getah karet.
“Untuk pengendaliannya dilakukan dengan beberapa langkah, salah satunya menekan pertumbuhan jamur patogen melalui pemberian pestisida berbahan aktif hexaconazole atau sejenisnya dengan metode fogging maupun penyemprotan langsung menggunakan power sprayer,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menganjurkan pemutusan pertumbuhan spora pada daun yang gugur melalui penyemprotan pestisida berbahan aktif mancozeb atau sejenis.







