DATA TERBARU Banjir Sumatera Luluhlantakkan 189.308 Rumah, Pemerintah Siapkan Huntap Besar-Besaran

WARTABANJAR.COM, BANDA ACEH – Dampak banjir besar yang melanda Pulau Sumatera kian mengkhawatirkan. Pemerintah mencatat total 189.308 unit rumah rusak di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berdasarkan data terbaru per Jumat (9/1/2026) pukul 17.00 WIB.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa kerusakan paling parah terjadi di Provinsi Aceh. Rinciannya, terdapat 64.740 rumah rusak ringan, 40.103 rusak sedang, 29.527 rusak berat, serta 13.969 rumah hanyut terbawa banjir.

Di Sumatera Utara, tercatat 18.341 rumah rusak ringan, 3.616 rusak sedang, 5.149 rusak berat, dan 937 rumah hanyut. Sementara di Sumatera Barat, banjir merusak 6.627 rumah ringan, 2.842 rumah sedang, 2.666 rumah berat, serta 791 rumah hanyut.

Pemerintah Siap Bangun Huntap

Maruarar menegaskan, pemerintah telah menyiapkan langkah percepatan pembangunan hunian tetap atau huntap bagi warga terdampak banjir. Seluruh tahapan teknis, mulai dari penetapan lokasi, pendataan by name by address, penyusunan detail engineering design, hingga proses lelang dan pembangunan, diklaim sudah siap.

“Kami sudah berada di tahap paling ujung, yaitu pembangunan hunian tetap. Pemerintah siap mengeksekusi,” kata Maruarar dalam rapat Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026).

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan 197 titik lahan relokasi di tiga provinsi. Di Aceh tersedia 153 titik lahan, Sumatera Utara 16 titik, dan Sumatera Barat 28 titik.

Baca Juga :   Diterpa Badai Musim Dingin Ekstrem, Salju Kota Khamchatka di Rusia Setinggi Bangunan Bertingkat

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca