Jakarta Bersiap ‘Bergetar’ Jelang Reuni 212 di Monas Besok, Polisi Kerahkan 1.214 Personel & Rekayasa Lalin Total!
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Jelang digelarnya Reuni 212 di kawasan Monas besok, aparat kepolisian mulai menyiapkan langkah besar untuk mengantisipasi lonjakan massa. Arus lalu lintas diperkirakan akan padat mengular karena kegiatan berlangsung bersamaan dengan jam pulang kerja.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional agar kemacetan tidak semakin parah di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Timur, Utara, hingga Selatan.
“Diprediksi ruas-ruas itu akan terjadi kepadatan mulai sore. Karena itu, rekayasa arus lalu lintas sudah kami siapkan,” ujar Komarudin, Senin (1/12/2025).
Pengalihan Arus Situasional & Imbauan Jalur Alternatif
Pengendara diminta bersiap mencari jalur alternatif. Polisi akan melakukan pengalihan lebih awal jika mobilisasi peserta Reuni 212 melonjak signifikan.
Selain itu, sejumlah titik disiapkan untuk lokasi drop-off peserta yang datang menggunakan bus. Setelah mengantar rombongan, bus akan diarahkan ke Jalan Benyamin Sueb. Peserta yang membawa kendaraan pribadi diarahkan ke Parkir IRTI dan Parkir Masjid Istiqlal.
“Kantong parkir terbatas, jadi kami antisipasi dengan lokasi yang ada,” kata Komarudin.
Lebih dari Seribu Polisi Disiagakan
Sebanyak 1.214 personel akan diterjunkan untuk menjaga kelancaran acara. Penjagaan difokuskan pada titik-titik rawan macet seperti Harmoni, Tugu Tani, hingga Sarinah.
Habib Rizieq Dipastikan Hadir
Panitia Reuni 212 memastikan bahwa acara akbar ini akan digelar Selasa (2/12/2025) mulai selepas salat magrib. Ketua Panitia, Habib Muhammad Alattas, menyebut Habib Rizieq Shihab dipastikan hadir.
Akses masuk peserta dipusatkan dari pintu tenggara Monas (Gate Gambir).
Reuni 212 sepanjang sejarah selalu menyedot perhatian publik dan pengamanan ekstra ketat. Pemerintah, aparat, dan warga bersiap menghadapi lonjakan kegiatan yang bakal mengguncang pusat ibu kota.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur muhammad