MTQ XX Banjarbaru Ditutup Meriah: LPTQ Pastikan Penjurian Super Objektif, Hadiah Umrah Siap Menanti!
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU — Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tingkat Kota Banjarbaru ke-XX resmi berakhir dan ditutup dengan penuh khidmat pada Jumat (28/11/2025) malam. Tahun ini, penyelenggaraan MTQ dinilai sukses, tertib, dan sesuai harapan meski tetap menyisakan sejumlah catatan evaluasi.
Ketua LPTQ Kota Banjarbaru, Ustadz H. Hendry Admaja, menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak yang membuat MTQ berlangsung lancar.
“Alhamdulillah, MTQ tahun ini berjalan sesuai harapan. Ke depan, tentu ada hal-hal yang perlu kita benahi bersama pemerintah kota, tokoh masyarakat, dan para pengusaha,” ujarnya.
Menurut Ustadz Hendry, kuatnya sinergi ini menjadi bukti bahwa Wali Kota Banjarbaru mampu merangkul banyak elemen demi lahirnya generasi Qur’ani yang unggul. Pembinaan pun terus diperkuat agar kualitas para qari dan qariah semakin meningkat dari tahun ke tahun.
420 Peserta Lolos Seleksi, 60 Kategori Juara Ditentukan
Dari sekitar 600 pendaftar, hanya 420 yang berhasil lolos seleksi dan tampil dalam ajang MTQ XX. Delapan cabang lomba dengan berbagai kelas putra-putri melahirkan total 60 kategori juara.
Ustadz Hendry menegaskan bahwa seluruh proses penjurian berlangsung objektif tanpa intervensi.
“Dewan hakim dan para juri menetapkan juara murni berdasarkan standar LPTQ nasional dan provinsi. Tidak ada intervensi,” tegasnya.
Beberapa kategori bahkan tidak menetapkan juara karena peserta dinilai belum memenuhi standar penilaian.
Menuju MTQ Provinsi 2026: Juara Bakal Dihadiahi Umrah
Menatap MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Barito Kuala pada 2026, LPTQ Banjarbaru mulai mempersiapkan kader terbaik. Sebagai motivasi tambahan, peserta yang mampu meraih juara pertama tingkat provinsi akan mendapatkan hadiah umrah.
Hadiah tersebut diberikan oleh PT Makmur Putra Banua dan akan dilengkapi oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.
“Ini bentuk sinergi antara pemimpin dan pengusaha untuk memotivasi kafilah Banjarbaru agar lebih berprestasi,” ujar Ustadz Hendry.
LPTQ menyiapkan program pembinaan berjenjang mulai dari tingkat kecamatan. Pengurus baru akan dibentuk di lima kecamatan sebagai langkah awal, bekerja sama dengan pondok pesantren serta TPQ-TPQ di Banjarbaru.