Kebakaran Parah di Apartemen Hongkong Dihuni Mayoritas Lansia, 36 Tewas, 279 Orang Hilang
Perancah Bambu Diduga Jadi Penyebab Kebakaran
Selain papan polistirena, aparat juga menemukan banyak perancah bambu yang digunakan untuk menutup sebagian sisi bangunan yang tengah direnovasi.
Perancah bambu memang kerap digunakan untuk menyelimuti bangunan yang sedang menjalani konstruksi di Hong Kong.
Aparat turut menduga perancah bambu ini menjadi salah satu penyebab kebakaran terparah ini.
Kobaran api pertama kali muncul pada perancah bambu yang menyelimuti beberapa blok apartemen tersebut.
Seorang reporter AFP mendengar suara retakan keras, kemungkinan berasal dari bambu yang terbakar, serta melihat asap tebal membubung dari gedung-gedung ketika api dan serpihan abu menjulang tinggi ke langit.
Seorang warga berusia 65 tahun bermarga Yuen, yang telah tinggal di kawasan tersebut lebih dari empat dekade, mengatakan banyak tetangganya sudah lanjut usia dan sulit bergerak.
"Jendela-jendela ditutup karena renovasi, (beberapa orang) tidak tahu ada kebakaran dan harus diberi tahu untuk mengungsi lewat telepon oleh tetangga," ujar Yuen kepada AFP.
Ia mengaku sangat terpukul, ada kerugian materi dan korban jiwa.
"Bahkan seorang petugas pemadam kebakaran juga meninggal," paparnya. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu