WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tabalong menggelar forum konsultasi publik terkait pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Tabalong di Hotel Aston Tanjung, Kamis (27/11/2025).
Dalam sambutannya saat membuka acara tersebut, Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengatakan MPP Tabalong yang telah beroperasi enam tahun merupakan bukti pelayanan secara langsung kepada masyarakat.
Agar optimal, lanjut Habib Taufan, ia meminta agar setiap loket pelayanan dapat terisi sepenuhnya.
“Jangan sampai kosong atau tidak ada pelayanannya. Kalau bisa tiap hari buka. Kalau juga tidak bisa, tiga hari sekali. Kalau juga tidak bisa, sepekan sekali. Yang penting jangan tidak ada sama sekali pelayanannya,” katanya.
Ia meminta, meski pelayanan dalam sepekan hanya beberapa hari terisi, sebaiknya ada jadwal sebagai upaya pemberitahuan kepada masyarakat.
“Pasalnya hadirnya MPP bentuk nyata pelayanan ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kepala DPMPTSP Tabalong, Rowi Rawatianice mengatakan loket pelayanan di MPP Tabalong saat ini mengalami pengurangan.
“Sebelumnya ada 26 pelayanan dan berkurang tiga, jadi tinggal 23 pelayanan yang aktif,” jelasnya.
BACA JUGA: BREAKING NEWS! SMPN 26 Banjarmasin Dibobol Maling Malam Hari, Laptop, HP Hingga Uang Kantin Raib
Semua pelayanan yang diberikan tidak sekadar dari DPMPTSP Tabalong, melainkan juga dari instansi pemerintah lainnya.







