Ammar Zoni Terkapar di Tengah Badai Hidup: Ibu dan Adik Meninggal, Keluarga Teriakkan Ketidakadilan!
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Cobaan demi cobaan terus menimpa aktor Ammar Zoni. Di saat dirinya masih menjalani proses hukum terkait kasus narkoba keempat, keluarga mengungkap kondisi batin Ammar yang disebut hancur setelah kehilangan dua orang terdekat—ibunya dan adik perempuannya—yang telah lebih dulu meninggal dunia.
Eli Murni, keluarga dekat Ammar, menyuarakan kesedihan sekaligus kekecewaan keluarga atas proses hukum yang mereka anggap tidak transparan. Ia menuturkan, keluarga merasa dizalimi karena tidak pernah diajak berdiskusi mengenai pemindahan Ammar ke Nusakambangan.
Menurut Eli, Ammar telah menunjukkan perubahan besar sejak kasus sebelumnya. Ia menyebut sang aktor menjalani hidup lebih religius selama berada di tahanan.
“Salat lima waktu, puasa Senin-Kamis, ngaji di masjid, sudah jadi marbot. Tapi kenapa bisa dijebak? Orang menzalimi orang yang sudah bertobat,” ungkap Eli saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Eli juga mengenang masa kecil Ammar yang tumbuh dalam keluarga taat beragama. Sejak kecil, Ammar dibimbing disiplin ibadah dan pendidikan agama yang ketat.
“Bapaknya orang saleh, ibunya guru TK sekaligus ustazah. Dari kecil dia sudah dibiasakan ngaji. SMP sama saya, saya yang urus sekolahnya. Gak ada macam-macam, pulang sekolah langsung ngaji lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi mental Ammar semakin goyah setelah dua sosok penting dalam hidupnya—ibu dan adik perempuan—meninggal dunia beberapa tahun lalu.
“Dia itu terpukul banget. Batin sekali,” kata Eli lirih.
Keluarga kini berharap persidangan dapat segera digelar secara langsung agar Ammar bisa membela diri dengan lebih leluasa. Saat ini, karena berada di Nusakambangan, Ammar hanya mengikuti sidang secara online.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur muhammad