Utut Adianto Minta ‘Saling Memaafkan’ Saat Raker Bersama Menhan-Panglima TNI

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mengajak pihak pimpinan Kementerian Pertahanan RI (Menhan) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk “me-reset” hubungan demi persatuan nasional sebelum memulai rapat kerja di Gedung DPR Senin siang. Rapat ini dihadiri oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto dengan agenda kedaulatan dan stabilitas Papua.

Ia menegaskan bahwa semangat yang dibaca dari Presiden Prabowo Subianto adalah “kilometer 0, saling memaafkan, menatap masa depan” pesan yang menurutnya harus menjadi panduan bersama. Utut juga menyampaikan bahwa rapat dilakukan tertutup untuk umum demi menjaga sensitivitas pembahasan strategis.

Rapat tersebut dilaksanakan oleh Komisi I yang menangani bidang pertahanan, luar negeri dan intelijen, dengan dukungan delapan fraksi di DPR. Pembahasan termasuk pembentukan Kodam baru serta brigade teritorial (Brigif TP) dan Yonif TP untuk memperkuat stabilitas wilayah Papua.

Utut juga menyampaikan bahwa langkah persatuan dan pemulihan hubungan antar-lembaga akan mendukung kelancaran implementasi program pertahanan nasional, termasuk modernisasi alutsista dan sinergi TNI-Kemenhan dalam kerangka Trisula Nusantara. Dia menilai bahwa tanpa dukungan internal yang solid, tantangan geopolitik dan konflik regional akan makin berat.