WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui UPTD Taman Budaya menggelar Pameran Tunggal Misbach Tamrin, bertempat di Gedung Warga Sari.

Pameran tunggal ini resmi dibuka sejak Minggu (23/11/2025) dan akan berlangsung selama 10 hari atau hingga 2 Desember 2025.

Pembukaan pameran dilakukan oleh Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra yang diwakili Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi didampingi Kepala UPTD Taman Budaya, Suharyanti, Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi, Nitta Aulia, dan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Nor.

Kegiatan pembukaan ini dihadiri oleh Kurator dalam pameran ini, Hajriansyah, Kurator Galeri Nasional, Dio Pamola, serta para seniman Kalsel dan Yogyakarta.

Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi, menerangkan pameran tunggal bertajuk Rindang Banua ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap seniman Banua.

“Semoga dapat menginspirasi para seniman Banua untuk terus menghidupkan budaya dan kesenian daerah,” ujarnya.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti menerangkan bahwa pameran ini sekaligus menandai kembali difungsikannya Gedung Wargasari setelah direnovasi.

"Alhamdulillah sekarang kita sudah memiliki gedung baru yang menunjang kegiatan seni seperti pameran dan sebagainya. Kami pun siap untuk mendukung berbagai macam kegiatan dan harapannya bisa dimanfaatkan oleh seniman-seniman di Banua secara maksimal," jelasnya.

Sementara itu Hajriansyah selaku Kurator mengatakan setidaknya ada 21 karya lukisan yang ditampilkan oleh Misbach Tamrin dalam pameran ini.

BACA JUGA: Masih Gencatan Senjata, Israel Kembali Serang Gaza, Puluhan Tewas, Ratusan Terluka

"Ada 14 lukisan karya beliau yang terbaru di 2025, dan sisanya karya beliau yang dibuat dari tahun 1977 hingga 2007," jelasnya.

Hajriansyah menambahkan bahwa sosok Misbach Tamrin adalah salah satu maestro seni rupa yang ada di Kalsel bahkan juga di tingkat nasional.

Lebih spesialnya lagi, lanjut Hajriansyah, pameran kali ini menjadi pameran tunggal kedua dari pelukis berusia 84 tahun tersebut.