Pameran Lukisan Misbach Tamrin di Banjarmasin Kental Sentuhan Sisi Terang dan Gelap
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sebanyak 21 lukisan karya Maestro Seni Rupa asli Banua, Misbach Tamrin ditampilkan di Gedung Wargasari, UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan (Kalsel).
Lukisan-lukisan tersebut ditampilkan, dalam rangka Pameran Tunggal Misbach Tamrin dengan tajuk 'Rindang Banua' yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel melalui UPTD Taman Budaya.
Pameran resmi dibuka sejak Minggu (23/11/2025), dan karya Misbach Tamrin akan dipamerkan hingga 2 Desember 2025.
Menariknya dalam pameran ini, karya yang puluhan tahun lalu sudah dibuat oleh Misbach Tamrin juga ikut dipamerkan.
Misalnya lukisan berjudul Perempuan Nusantara dengan ukuran 138 cm x 45 cm berupa cat minyak yang dibuat pada 1977.
Lukisan ini dibuat oleh pelukis berusia 84 tahun ini pada saat menjelang keluar dari penjara pada zaman orde baru (Orba) pada tahun 1958.
Lukisan ini menampilkan sejumlah perempuan dengan pakaian adat Nusantara, dengan latar berupa ikon budaya masing-masing.

Selain Perempuan Nusantara, karya-karya yang ditampilkan pada pameran ini pun mayoritas mengangkat kehidupan masyarakat Kalsel, tak terkecuali dengan tempat wisata dan budaya-budayanya.
Tempat wisata yang dikanvaskan oleh Misbach Tamrin, mulai dari Air Terjun Meratus, Pantai Takisung, Pasar Terapung dan sebagainya.
Tidak hanya itu saja, Misbach Tamrin pun juga melukis bangunan-bangunan ikonik yang ada di Kalsel, misalnya Taman Patung Bekantan di Jalan Piere Tendean Banjarmasin, hingga pemandangan di Jembatan Merdeka.
Hal yang tidak kalah menariknya, dari 21 lukisan yang ditampilkan oleh Misbach Tamrin ini, mayoritas lukisannya ada sentuhan sisi terang dan gelap.
Sisi terang dan gelap ini pun silih berganti, dan dibuat secara vertikal hingga menimbulkan efek semacam garis-garis.
Kepada awak media, Misbach Tamrin pun mengatakan bahwa adanya sentuhan sisi terang dan gelap dalam lukisan yang dipamerkan merupakan ciri khas karyanya.