WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Kalsel, Senin (24/11) sore, berakhir ricuh.
Massa aksi berupaya untuk menerobos barikade pertahanan pihak kepolisian, agar bisa masuk ke dalam kantor DPRD Kalsel.
Kericuhan disebabkan tuntutan massa aksi tidak terpenuhi semuanya.
Baca Juga MEMANAS! Massa Aksi Ngotot Masuk ke Dalam Kantor DPRD Kalsel, Tolak Sistem Perwakilan
Pasalnya, massa aksi sebelumnya sudah melakukan negosiasi dengan ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, agar dapat berdiskusi di dalam kantor DPRD Kalsel.
Namun, hasilnya tidak seperti yang massa inginkan, dan untuk ketua DPRD Kalsel meninggalkan lokasi aksi.
Akhirnya massa aksi kecewa, dan memaksa untuk masuk ke dalam kantor DPRD Kalsel.
“Kita kembali dikecewakan dan ditinggalkan oleh wakil rakyat, dan kita kembali dihadang oleh para aparat yang kembali melindungi pemerintah yang tidak pro kepada masyarakat,” ucap massa aksi dalam orasinya.(wartabanjar.com/iqnatius)
Editor Restu







