Lebih dari sekadar transfer ilmu, Andri menekankan bahwa pertemuan ini juga berfungsi sebagai platform konsolidasi komunitas. Ia berharap pelatihan ini tidak hanya melahirkan barista-barista terampil, tetapi juga memupuk etos kolaborasi dan persaingan yang sehat antar pelaku usaha.
”Tujuannya sekaligus silaturahmi antar penggiat kopi di Tanah Laut dengan harapan bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) barista di sini. Kita ingin saling mendukung satu sama lain antar coffee shop, jangan sampai terjadi saling menjatuhkan. Itulah tujuannya,” tegasnya.
Pada akhirnya, KNPI Tanah Laut berharap dorongan ini dapat mentransformasi antusiasme pemuda terhadap kopi menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah. Andri menutup pernyataannya dengan optimisme terhadap masa depan wirausaha muda.
”Harapannya para pemuda Tanah Laut juga semakin banyak yang menjadi pelaku usaha di bidang kopi ke depannya,” pungkas Andri.
Acara yang berlangsung lancar dan penuh inspirasi ini menegaskan komitmen KNPI Tala dalam memajukan pergerakan ekonomi pemuda, menjadikannya tonggak penting bagi ekosistem kopi di Tanah Laut.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







