Semarak Reuni Anggota DPRD Tanah Bumbu Periode 2004–2029 Penuh Nostalgia di Pagatan
WARTABANJAR.COM, BATULICIN- Gelaran Reuni Anggota DPRD Tanah Bumbu Periode 2004–2029 kembali menghadirkan suasana hangat penuh nostalgia.
Bertempat di Medina Hotel Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (16/11/2025), lantunan lagu-lagu 80-an membuka pertemuan yang memadukan tawa, cerita lama, dan ikatan persaudaraan para mantan wakil rakyat.
Acara dibuka dengan pembacaan doa selamat oleh Ustadz Haris, dilanjutkan laporan kegiatan oleh Ketua Panitia Reuni ke-5 Tahun 2025, H. Burhansyah.
Ia menegaskan bahwa reuni bukan sekadar temu kangen, tetapi ruang untuk mempererat persaudaraan dan mengenang masa-masa mengabdi saat Tanah Bumbu mulai tumbuh sebagai kabupaten baru.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutan resminya yang dibacakan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, mewakili Bupati memberikan apresiasi mendalam atas pengabdian para anggota dewan lintas periode.
“Acara ini merupakan momen yang sangat istimewa. Sebuah penghargaan atas pengabdian panjang para wakil rakyat yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu demi kemajuan Tanah Bumbu. Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya,” ucap Eryanto membacakan sambutan Bupati.
Pernyataan itu disambut hangat para peserta reuni, terutama karena banyak di antara mereka yang ikut mengawal perjalanan Tanah Bumbu sejak masa-masa awal berdirinya kabupaten.
BACA JUGA: Sindikat Pencuri Baterai BTS Diamankan Resmob Polda Kalsel
Salah satu tokoh penting yang hadir, Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, ikut menyampaikan sambutan penuh nostalgia.
Sebagai sosok yang telah mengabdi selama lima periode, ia mengaku bahwa reuni semacam ini memiliki ruang tersendiri dalam hatinya.
“Pertama, ini ajang silaturahmi. Kemudian yang kedua, kita bernostalgia dari tahun 2004 sampai sekarang,” ujarnya, mengenang perjalanan panjang yang mereka lewati.
Ia menambahkan bahwa momentum ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga mengingat kembali nilai-nilai kebersamaan dan semangat bekerja untuk masyarakat.
Gelaran reuni kemudian berlanjut dengan suasana santai, tawa, dan cerita-cerita lama yang kembali hidup.