WARTABANJAR.COM, GAMBUT – Personel TNI dari Korem bersama jajaran Yon TP 925 dan Yon 828 dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Jalan Sambang Lihum, termasuk area belakang Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9/2026).

Kepala Staf Operasi (Karops) Korem, Kolonel Infanteri Sigit Purwoko, S.E., M.M., mengatakan pemadaman dilakukan di sejumlah titik yang berada di sekitar jalan dan belakang rumah sakit.

“Koordinasi dari Korem dengan jajarannya dari Yon TP 925, kemudian 828, kita melaksanakan pemadaman di sekitar Jalan Sambang Lihum, termasuk di Depan Rumah Sakit Jiwa,” ujar Sigit saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, titik api yang berada di pinggir jalan menjadi salah satu perhatian karena berpotensi mengganggu aktivitas dan memperluas dampak asap. 

Untuk mempercepat penanganan, tiga mobil dikerahkan ke lokasi tersebut.

“Ini yang utama karena di pinggir jalan tadi, makanya kita kerahkan sampai tiga mobil untuk mengatasi di pinggir jalan ini,” katanya.

Sigit menjelaskan, Korem menyiagakan ratusan personel untuk penanganan karhutla di sejumlah wilayah. 

Di wilayah Kabupaten Banjar, sekitar 100 personel berada di Posko Guntur Damar, sementara 50 personel lainnya ditempatkan di Pandakan, wilayah Bati-Bati.

Baca Juga Gubernur Kalsel Tinjau Pemindahan Pasien RSJ Sambang Lihum Kabupaten Banjar Akibat Karhutla

Baca Juga Karhutla di Anjir Pal 9 Kapuas, Api Mengenai Rumah Warga

“Kalau seluruh Kalsel dari Korem sendiri ada 1.042 yang kita turunkan,” ungkapnya.

Dari sisi dukungan air, Sigit memastikan proses pemadaman di sekitar RSJ Sambang Lihum tidak mengalami kendala. 

Ketersediaan air turut didukung peralatan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan).

“Untuk air tidak ada kendala. Alhamdulillah kita juga dapat dukungan dari Kemhan, ada Bio Volk dari Kemhan yang kita gelar di sebelah sehingga memudahkan kita untuk pengambilan air,” jelasnya.

Ia menegaskan personel bersama unsur terkait akan terus melakukan pemadaman di sekitar RSJ Sambang Lihum hingga kondisi api dapat dikendalikan.