Misteri Berlian Kerajaan Habsburg Terpecahkan! “Florentine Diamond” yang Hilang 100 Tahun Ternyata Dipegang Orang Ini
WARTABANJAR.COM – Dunia perhiasan dan sejarah kerajaan Eropa kembali diguncang penemuan luar biasa. Setelah lebih dari satu abad dianggap hilang, “Florentine Diamond”, berlian legendaris milik keluarga Habsburg, akhirnya ditemukan — bukan di museum atau istana, melainkan di brankas rahasia di Kanada.
Berlian berbentuk tetesan air mata seberat 137 karat ini dahulu menjadi simbol kemewahan Kekaisaran Austria. Jejaknya hilang sejak tahun 1918, setelah kekuasaan Kaisar Charles I runtuh di akhir Perang Dunia I. Para sejarawan, pemburu harta karun, hingga penulis novel misteri berlomba-lomba mencari keberadaannya — namun semuanya buntu.
Kini, Karl von Habsburg-Lothringen (64), cucu sang kaisar, akhirnya mengungkap rahasia besar keluarga mereka.
“Saat kekaisaran berakhir, kakek saya membawa sejumlah perhiasan kerajaan secara diam-diam,” ungkap Karl kepada The New York Times.
Di antara harta itu terselip si berlian legendaris, Florentine Diamond. Sang permaisuri, Ratu Zita, ternyata menyembunyikannya di dalam koper kardus sederhana saat melarikan diri ke Kanada. Hanya dua putranya, Pangeran Robert dan Rodolphe, yang mengetahui rahasia itu.
“Jangan ungkapkan lokasi berlian selama 100 tahun,” pesan sang ratu yang kemudian dijaga ketat lintas generasi.
Disimpan di Brankas Kanada Selama Seabad
Tepat seabad setelah pelarian keluarga Habsburg, generasi ketiga akhirnya membuka rahasia tersebut. Florentine Diamond ternyata selama ini tersimpan aman di Kanada, negara yang menjadi tempat perlindungan keluarga kerajaan Austria dari ancaman Nazi di masa Perang Dunia II.
Karl mengungkap niat keluarganya untuk memamerkan berlian itu di Kanada sebagai bentuk penghargaan kepada negara yang memberi perlindungan bagi mereka selama pengasingan.
Keaslian berlian itu telah diverifikasi oleh Christoph Köchert, ahli perhiasan dari A.E. Köchert, rumah perhiasan resmi istana Austria di masa kejayaan Habsburg.
Penemuan Florentine Diamond ini menutup salah satu misteri paling terkenal dalam sejarah perhiasan kerajaan Eropa. Selama satu abad, keberadaannya menjadi bahan legenda — dikira dicuri, dijual, atau bahkan dihancurkan.