WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Menjelang puncak peringatan Lima Rajab, Pemerintah Kota Banjarbaru bergerak cepat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota setempat resmi menurunkan tim untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur perlintasan ribuan jemaah Haul Abah Guru Sekumpul yang jatuh pada 5 Rajab di Sekumpul Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Aksi Tanggap Cepat Demi Kenyamanan Jemaah

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi persiapan menyambut aliran massa jemaah yang setiap tahun memadati area tersebut.

“Kami fokus pada perbaikan jalan di sekitar atau menuju titik pusat kegiatan Lima Rajab. Beberapa di antaranya Jalan Seledri, Jalan Jeruk, dan Jalan Kelapa Gading,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Ruas-ruas ini termasuk jalur utama yang kerap dipadati kendaraan dan jemaah saat peringatan berlangsung, sehingga perbaikan menjadi prioritas.

Jalan-Jalan Penting Mulai Digarap

Sejumlah titik krusial yang masuk radar PUPR antara lain:

Jalan Seledri

Jalan Jeruk

Jalan Kelapa Gading

Jalan Sirkuit

Ketiga ruas pertama dilakukan perbaikan dengan metode patching atau tambal lubang. Sementara Jalan Sirkuit mendapat perhatian khusus karena sebagian masih berupa tanah.

“Di Jalan Sirkuit, perbaikan difokuskan pada peningkatan struktur jalan agar lebih kuat dan nyaman dilalui. Lokasi ini sering dijadikan titik kumpul jemaah saat Lima Rajab,” jelas Adi.

Tidak hanya jalan dalam kota, PUPR Banjarbaru juga melakukan koordinasi intensif dengan BPJN serta PUPR Provinsi Kalsel. Fokusnya adalah perbaikan lubang di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, titik vital pertemuan jalan nasional dan provinsi.

“Sudah beberapa kali kami komunikasikan, dan nanti akan kami tegaskan kembali agar perbaikan bisa segera dilakukan. Termasuk penanganan di ruas Jalan Mistar Cokrokusumo, PM Noor, dan Bhayangkara,” tambahnya.

Adi memastikan proses perbaikan dilakukan bertahap sesuai tingkat kerusakan di lapangan. Seluruh upaya diarahkan untuk memastikan ruas-ruas jalan utama dalam kondisi layak saat ribuan jemaah mulai bergerak menuju titik acara.