Video Tikus Viral Dalam Bungkusan Nasi Padang, Penasihat Hukum RM Roda Baru : Ada Indikasi Mengarah ke Pemerasan Juga
Kemudian pada malam harinya pelapor mendapat kiriman dari rekannya lewat WA berupa Video tentang nasi bungkus masakan Padang Roda Baru yang yakini korban adalah nasi padang miliknya.
Melihat hal tersebut pelapor pum mencoba koreksi, apakah benar dari korban dan di cek CCTV pada saat karyawan membungkus nasi padang tersebut memang tidak ada ditemukan adanya tikus di dalam makanan tersebut.
Penasihat Hukum RM Roda Baru, Dr H Abdul Halim Sahab SH MH pun tak menampik perihal motif ekonomi bahkan memeras tersebut.
"Memang indikasinya diduga kuat ke arah pemerasan, alasannya dibuat buat. Sudah uangnya diganti tapi minta biaya ke dokter lagi. Ini secara logika banyak kejanggalannya," ujarnya, Sabtu (8/11/2025).
"Tapi biar pihak Kepolisian saja yang menggali dan mencari motivasinya apa dam tujuannya apa ? Nanti akan ketahuan setelah yang membuat konten ini diperiksa. Insya Allah," katanya.
Sementara itu salah seorang pelanggan RM Roda Baru, M Ronald Yuliansyah mengaku sempat kaget dengan video tikus dalam nasi bungkus tersebut.
Ronald pun pesimistis bahwa video yang sempat viral tersebut, sekedar ulah orang-orang yang ingin merusak reputasi RM Roda Baru saja.
"Saya sangat sering makan disini, dan sering bungkus juga. Soal kualitas dan kebersihan terjamin. Kalau kotor tentu saya dan pelanggan lainnya pun tidak mau beli atau makan disini," katanya usai makan siang di RM Roda Baru Banjarmasin.
Seperti diketahui, akhir Oktober 2025 lalu jagat maya di Banjarmasin dihebohkan dengan potongan video adanya tikus di dalam sebuah bungkusan nasi padang
Namun dalam bungkusan yang dibuka oleh seseorang tersebut, juga berlogo RM Roda Baru yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Banjarmasin.
Pihak RM Roda Baru pun pada saat itu langsung memberikan klarifikasi bahwa video tersebut lebih mengarah ke fitnah dan mencemarkan nama baik rumah makan yang khusus menjual masakan khas Padang ini. (Wartabanjar.com/Frans)
Editor: Andi Akbar