WARTABANJAR.COM, BEIJING – Dunia otomotif China diguncang kabar mengejutkan! Ribuan unit mobil listrik Li Auto resmi ditarik dari peredaran usai insiden tragis terbakarnya mobil Li Mega saat sedang dikendarai di jalan raya.
Peristiwa tersebut terekam dalam sejumlah video yang viral di media sosial China. Dalam tayangan itu, terlihat Li Mega melaju pelan di persimpangan lampu merah, tiba-tiba percikan api muncul dari bagian bawah mobil, lalu dalam hitungan detik api membesar dan melahap seluruh kendaraan.
Beruntung, dua penumpang berhasil keluar dan menyelamatkan diri sebelum mobil tersebut hangus terbakar total.
Li Auto Umumkan Recall Besar-Besaran
Menanggapi insiden itu, Li Auto segera mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 11.411 unit Li Mega 2024. Recall ini dilakukan karena ditemukan risiko korosi pada sistem pendingin, yang berpotensi menimbulkan korsleting dan kebakaran.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna. Kami memahami betapa serius kekhawatiran mereka setelah insiden kebakaran di Shanghai pada 23 Oktober 2025,” tulis Li Auto dalam pernyataan resminya.
Mobil-mobil yang terdampak recall merupakan unit produksi antara 18 Februari 2024 hingga 27 Desember 2024. Berdasarkan laporan Recall No. S2025M0174V, ditemukan bahwa pendingin di kendaraan batch tersebut memiliki sifat anti-korosi yang tidak memadai.
Dalam kondisi tertentu, kelemahan itu dapat menyebabkan korosi dan kebocoran pada pelat pendingin aluminium baterai dan pengontrol motor depan, hingga memicu panas berlebih.







