“Bermain melawan Tabilo, lawan yang belum pernah saya menangi. Kami bermain dua kali di lapangan tanah liat, tahun ini dan tahun lalu, dan ia memenangi kedua pertandingan itu,” ujar Djokovic.
“Saya merasa lebih tegang sebelum pertandingan dibandingkan pertandingan-pertandingan lainnya dan saya benar-benar berusaha untuk menarik energi dari penonton,” kata Djokovic.
Djokovic menanti petenis Portugal Nuno Borges pada perempat final di Athena.
Dalam pertandingan lain di ibu kota Yunani itu, Sebastian Korda berjuang keras untuk meraih kemenangan comeback 4-6, 6-3, 6-3 atas Damir Dzumhur untuk mencapai perempat final lapangan keras keenamnya musim ini.
Dengan pencapaian itu, ia menyamai rekor Taylor Fritz dan Ben Shelton untuk petenis Amerika dengan pencapaian perempat final terbanyak pada 2025.
Sebelumnya, Tomas Martin Etcheverry bangkit mengalahkan petenis kualifikasi Amerika Mackenzie McDonald 6-7(5), 7-6(3), 6-3 dalam waktu dua jam 50 menit.
Petenis Argentina itu menyelamatkan satu-satunya break point yang dihadapinya di set penentuan dan mencetak 19 ace, menurut statistik ATP. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

