WARTABANJAR.COM, HONG KONG – Suasana mencekam menyelimuti kawasan Tuen Mun Town Plaza, Hong Kong, Kamis malam (15/1/2026) waktu setempat. Seorang pria dilaporkan mengancam warga dengan senjata tajam di area pusat perbelanjaan dan jalan umum, memicu kepanikan pengunjung yang berhamburan mencari perlindungan.
Insiden bermula sekitar pukul 19.00, ketika polisi menerima laporan adanya pria yang mengacungkan pisau besar secara agresif di tengah keramaian. Aparat segera menuju lokasi untuk mengamankan situasi.
Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati pelaku masih memegang senjata tajam dan menolak perintah berulang kali untuk menjatuhkannya.
Polisi menyebut pelaku menunjukkan perilaku berbahaya yang berpotensi mengancam keselamatan publik.
Berbagai upaya non-mematikan telah dilakukan, mulai dari peringatan lisan hingga penggunaan semprotan merica. Namun, langkah tersebut tidak berhasil menghentikan aksi pelaku. Dalam kondisi darurat dan demi mencegah jatuhnya korban lain, seorang petugas akhirnya melepaskan tembakan.
Pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar. Tak lama kemudian, pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa pria tersebut meninggal dunia akibat luka tembak.
Polisi Hong Kong menegaskan, penggunaan senjata api dilakukan sebagai langkah terakhir untuk melindungi warga sipil serta petugas di lokasi. Sesuai prosedur standar, insiden ini kini ditangani unit investigasi internal kepolisian untuk memastikan seluruh tindakan dilakukan sesuai aturan.







