WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Penemuan mengerikan mengguncang warga Jakarta Pusat. Dua kerangka manusia hangus ditemukan tertimbun di plafon lantai dua gedung ACC Kwitang, yang sebelumnya dilalap api dalam insiden kebakaran beberapa bulan lalu.

Penemuan mengejutkan ini terjadi saat para pekerja tengah melakukan renovasi bangunan, dan langsung dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro membenarkan temuan tersebut. Ia menyebut, kondisi kedua kerangka sudah tidak dikenali, bahkan sebagian besar hangus terbakar.

“Saat ini, tim forensik tengah melakukan proses identifikasi melalui pencocokan DNA dengan keluarga dua orang yang dilaporkan hilang sejak Agustus 2025,” ujar Susatyo, Senin (3/11/2025).

Dua orang yang diduga menjadi korban adalah Muhammad Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo, yang dilaporkan hilang setelah kerusuhan di sekitar Markas Brimob Kwitang pada 29 Agustus 2025.

Kerusuhan tersebut pecah sehari setelah insiden kendaraan taktis Brimob melindas pengemudi ojek online di sekitar area Gedung DPR/MPR.
Dalam insiden lanjutan itu, Gedung ACC turut terbakar, hanya berjarak sekitar 100 meter dari Mako Brimob.

Polisi Lakukan Tes DNA

Hingga kini, tim Labfor dan Forensik Polri masih bekerja keras melakukan uji DNA untuk memastikan identitas kedua kerangka tersebut.

“Evakuasi sudah dilakukan, dan kami menunggu hasil pemeriksaan DNA untuk mengetahui apakah keduanya memang korban yang sempat dilaporkan hilang,” jelas Susatyo.

Misteri semakin dalam karena tidak ditemukan dokumen identitas maupun barang pribadi di sekitar lokasi kerangka ditemukan. Dugaan sementara, korban tewas dalam kebakaran yang melanda gedung pada hari kerusuhan, namun penyebab pasti kematian masih diselidiki.

Polisi juga akan memeriksa ulang rekaman CCTV, laporan saksi, serta data korban hilang untuk mengungkap apakah peristiwa ini terkait langsung dengan bentrokan di sekitar Mako Brimob.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)

editor: nur muhammad