INSPIRATIF! Sandi “Gas Cari Angin” Ungkap Kisah Touring dan Dakwah 12 Negara, dari Indonesia hingga Pakistan
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Sosok Sandi Arif Aritonang, content creator dan petouring lintas negara yang dikenal lewat kanal YouTube “Gas Cari Angin”, membagikan kisah perjalanannya yang luar biasa dalam talkshow pelantikan Bikers Muhammadiyah (BikersMu) Kalimantan Selatan, Minggu malam (2/11/2025).
Dalam sesi yang sarat motivasi tersebut, Sandi menuturkan bahwa touring yang ia lakukan bukan semata petualangan ekstrem, melainkan juga perjalanan spiritual dan proses menemukan jati diri.
“Perjalanan ini adalah ujian bagi diri saya sendiri. Saya orangnya introvert dan antisosial, tapi dari perjalanan ini saya belajar bersosialisasi dengan banyak orang, bahkan dengan mereka yang bahasanya pun tidak saya pahami,” ungkapnya.
Nama Sandi mulai dikenal luas setelah menempuh perjalanan epik sejauh 40.000 kilometer dari Indonesia menuju Arab Saudi, melintasi 12 negara dengan motor kesayangannya.
Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat melewati Pakistan — negara yang semula ia kira berbahaya, namun justru penuh keramahan dan kehangatan.
“Banyak orang salah paham tentang Pakistan. Tapi saya justru merasa diterima, disambut, dan dilindungi. Pengalaman itu membalikkan banyak pandangan saya,” ujarnya.
Petualangan Sandi belum berhenti. Ia mengungkap rencana melanjutkan perjalanan tahun depan dengan rute Arab Saudi menuju negara-negara ‘Stan’ seperti Kyrgyzstan, Kazakhstan, dan Uzbekistan.
“Motor saya masih di Arab Saudi, jadi start-nya nanti tetap dari sana. Saya ingin lanjutkan lagi perjalanan dakwah ini,” tambahnya penuh semangat.
Ketika menanggapi konsep touring sambil berdakwah yang diusung BikersMu, Sandi menyebut ide tersebut sangat keren dan sejalan dengan misi pribadinya.
“Sebenarnya apa yang saya lakukan juga bagian dari dakwah. Saya berbagi pengalaman, baik keberhasilan maupun kegagalan, agar orang lain bisa belajar dan termotivasi,” tuturnya.
Menutup sesi inspiratif itu, Sandi berpesan bagi para penggemar touring agar tidak hanya fokus pada kendaraan, tapi juga mempersiapkan mental dan fisik.
“Yang penting itu bukan motornya, tapi diri kita sendiri. Motor bisa ke mana saja, tapi apakah kita siap? Mental dan fisik itu nomor satu,” tegasnya.