Kisah Haru Penjaga Jembatan Sungai Yangtze: 21 Tahun Selamatkan 500 Nyawa Tanpa Pamrih

Antara tahun 1968 hingga 2006, tercatat lebih dari 2.000 orang melompat dari jembatan tersebut. Namun sejak Chen mulai menjaga di sana, banyak di antara mereka yang akhirnya memilih hidup kembali.

Di balik keteguhannya, Chen menyimpan kisah pribadi: dulu, ia sendiri pernah tersesat dan diselamatkan oleh kebaikan seorang asing. Kini, setiap Sabtu dan Minggu, dari pukul 8 pagi hingga 5 sore, ia membalas kebaikan itu — satu jiwa, satu harapan, satu hari pada satu waktu.

Ia tak pernah menyebut dirinya pahlawan. Tapi bagi ratusan keluarga yang anak, ayah, atau ibu mereka pulang dengan selamat, Chen adalah malaikat tanpa sayap, bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat mengubah takdir seseorang.

Karena terkadang, pahlawan sejati bukanlah mereka yang berperang di medan laga.
Mereka adalah orang-orang yang berdiri di antara kehidupan dan kematian, berbisik pelan,

“Jangan menyerah. Kamu tidak sendirian.”(Wartabanjar.com/nurmuhammad)

editor: nur muhammad