Kemenag Batola Tegas Tolak Ajaran Khilafah, Perketat Pengawasan di Pesantren dan Sekolah

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Batola, Lulut Widiyanto Putro, menegaskan hal senada.

“Kami memiliki guru agama yang bertanggung jawab dalam mengawasi materi pengajaran. Jika masyarakat menemukan penyimpangan ajaran, segera lapor ke Disdik untuk ditindaklanjuti bersama MUI,” jelasnya.

Ia menambahkan, bila ada tenaga pendidik atau lembaga yang terbukti menyebarkan ajaran menyimpang, langkah pembinaan dan klarifikasi akan menjadi prioritas utama sebelum penindakan lebih lanjut.

Pantauan di lapangan menunjukkan, spanduk penolakan ajaran khilafah terpasang di beberapa lokasi strategis seperti pertigaan Jalan Banjarmasin–Marabahan, Jalan H.M. Yunus Kecamatan Rantau Badauh, serta Jalan Bahaudin Musa dekat Jembatan Rumpiang.

Langkah tegas ini menjadi bentuk nyata komitmen Kemenag dan Disdik Batola dalam menjaga ideologi bangsa dan meneguhkan semangat moderasi beragama di lingkungan pendidikan.(Wartabanjar.com/iqnatius)

editor: nur muhammad