Tak sedikit pula netizen yang mengaitkan peristiwa ini dengan minimnya pengawasan pemerintah daerah terhadap aktivitas tambang yang berdekatan dengan jalur umum.
“Liat, teman-teman… gara-gara apa coba?” tulis akun lainnya disertai emotikon tawa getir.
Kondisi jalan di sekitar KM 171 Sungai Danau kini menjadi perhatian serius pengguna jalan dan aktivis lingkungan. Banyak pihak menuntut agar pemerintah segera turun tangan, sebelum longsor semakin melebar dan menelan korban jiwa.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)
editor: nur muhammad







