WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN — Sebuah video pencurian sepeda motor kembali menghebohkan warga Banjarmasin setelah viral di media sosial Instagram, Selasa (21/10/2025).

Video yang diunggah akun @info_banjarmasin itu memperlihatkan aksi seorang pria mencuri sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DA 6190 PAO di kawasan Jalan Rantauan Timur II, tepatnya di dekat Langgar Darul Ikhsan, Banjarmasin.

Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 03.05 Wita, saat suasana lingkungan masih sepi. Dalam rekaman CCTV, pelaku tampak berjalan santai tanpa alas kaki sebelum akhirnya menggondol motor milik warga.

Dalam video berdurasi singkat itu, pelaku terlihat mendekati motor yang terparkir di depan rumah warga. Setelah memastikan situasi aman, ia dengan cepat menyalakan motor dan kabur ke arah jalan utama.

“Adakah mukanya yang jelas terlihat? Kayaknya perlu diprint dan ditempel di setiap rumah biar semua waspada,” tulis seorang warga di kolom komentar dengan nada kesal.

Sudah 3 Motor Hilang di Wilayah Pekauman

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian ini bukan pertama kali. Sedikitnya tiga sepeda motor telah raib dicuri di kawasan Pekauman dalam beberapa pekan terakhir.

Warga pun mulai resah dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari.

“Baik bener bansau mang ai, knapa yo malingnya kada bsendal, mungkin supaya kada bbunyi,” tulis netizen lain dengan nada geram bercampur kesal.

Kasus Sudah Dilaporkan ke Polisi

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi kini tengah menganalisis rekaman CCTV dan mengumpulkan bukti tambahan untuk mengidentifikasi pelaku.

Pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tidak meninggalkan motor di luar rumah tanpa pengamanan tambahan, seperti kunci ganda atau alarm.

Kasus ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat Banjarmasin agar lebih berhati-hati, terutama pada jam-jam rawan dini hari.
Warga juga diharapkan segera melapor ke pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)

editor: nur muhammad