Di bawah bimbingan Kak Muhammad Ansyari (Putra) dan Kak Sufi Ridhana Yuliani (Putri), serta pimpinan kontingen Kak Fendy Rahman dan Kak Eliani Hidayati, para peserta muda Tala menunjukkan semangat positif, disiplin, dan solidaritas tinggi selama kegiatan berlangsung.
Cerita Antung Oktaviani
Pimpinan Sangga Putri Kontingen Tala, Antung Oktaviani, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya mengikuti ajang yang mempertemukan 13 kontingen se-Kalsel itu.
“Ulun sebagai pimpinan sangga putri merasa luar biasa senangnya bisa ke Kotabaru yang terkenal dengan keindahan alamnya,” ujar Antung penuh semangat.
Ia bercerita bagaimana seluruh peserta menikmati wisata edukatif ke Hutan Meranti dan Bukit Mamake, serta malam puncak di Siring Laut yang dimeriahkan konser Fabio Asher dan Adera.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, bisa belajar banyak hal, menikmati pemandangan di Pantai Gedambaan, dan menjalin keakraban dengan kontingen lain. Harapannya, tahun depan bisa ikut lagi,” tutupnya bahagia.
Kegiatan Pertida SBH Kalsel 2025 resmi ditutup dengan upacara api unggun pada Jumat (17/10/2025) di Pantai Gedambaan.
Acara penutupan yang khidmat ini menjadi simbol semangat pembentukan karakter pemuda — bahwa dari nyala api unggun, lahir generasi yang tak mudah padam oleh godaan dunia digital.
Kontingen Tanah Laut pun pulang dengan kepala tegak, membawa bukan hanya piala, tapi juga pesan moral bahwa pemuda Indonesia masih punya daya juang, solidaritas, dan disiplin tinggi.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur muhammad







