Saat Staf Ahli Gubernur Soroti Pemuda Kecanduan Game Online, Kontingen Tanah Laut Justru Raih Ter-Friendly

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Di tengah sorotan tajam soal generasi muda yang kian terjebak dalam kecanduan game online dan media sosial, justru muncul secercah kabar membanggakan dari Kontingen Saka Bakti Husada (SBH) Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Mereka berhasil membuktikan bahwa tidak semua pemuda larut dalam dunia digital tanpa arah — lewat prestasi gemilang di ajang Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada (Pertida SBH) ke-IX tingkat Kalimantan Selatan, yang digelar di Pantai Gedambaan, Kotabaru, 14–17 Oktober 2025.

Sorotan Tajam dari Staf Ahli Gubernur

Dalam sambutan di malam puncak Pertida SBH di Siring Laut Kotabaru, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso, S.Sos, M.Si, menyoroti fenomena menurunnya kepedulian sosial di kalangan pemuda akibat kecanduan gawai dan game online.

“Generasi muda kita mulai tumbuh gejala kurang peduli terhadap lingkungan sosial, pendidikan, dan kesehatan. Mereka asyik bersosial media dan bermain game online,” tegas Adi Santoso.

Ia mengingatkan bahwa kondisi ini tak boleh dibiarkan karena berisiko melemahkan karakter bangsa.

“Gejala ini jangan sampai terus bertumbuh karena dampaknya sangat melemahkan karakter,” tambahnya.

Adi berharap kegiatan perkemahan seperti Pertida SBH dapat membangun pribadi yang disiplin, mandiri, dan berjiwa sosial, sekaligus memperkuat karakter pemuda sebagai agen perubahan bangsa.

Sorotan itu seolah dijawab langsung oleh Kontingen Tanah Laut, yang tampil luar biasa dengan memborong dua penghargaan bergengsi:

Juara 2 Kontingen Ter-Friendly
Juara 3 Kontingen Terdisiplin