Ipda Kardi juga menyebutkan, pada bagian depan ruang guru ditemukan kabel sambungan berwarna putih yang juga mengarah ke KWH meter daya 2.200 VA, di mana pada bagian plafon di atasnya turut ditemukan bekas hangus terbakar.
“Hasil pemeriksaan juga menunjukkan banyaknya sambungan dan cabangan kabel di area plafon dan ruang tengah bangunan. Di titik tengah plafon, petugas menemukan titik awal munculnya api yang diperkirakan menjadi sumber kebakaran,” jelasnya.
Ipda Kardi menambahkan sekolah yang berdiri sejak tahun 1980-an ini diketahui belum pernah melakukan peremajaan instalasi listrik, sehingga kondisi kabel dan sambungan sudah mengalami pelapukan.
“Kondisi kabel yang sudah tua dan tidak pernah diganti menjadi salah satu faktor risiko terjadinya konsleting,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







