“Bagaimana cara saya menjaga kesabaran dan tetap berbaik sangka kepada Allah SWT bahwa waktu dan takdir-Nya selalu baik?” tanya Ayu sambil menangis.
Mendengar keluh kesah Ayu Ting Ting, Habib Umar bin Hafidz pun menjawab dengan lembut.
Menurutnya perjuangan Ayu membesarkan anak seorang diri adalah amal jariyah yang pahalanya tak akan terputus bahkan setelah meninggal dunia.
Habib Umar menjelaskan ujian yang dijalani Ayu adalah tanda kasih sayang Allah. Ia bahkan menyebut perjuangan Ayu mirip dengan kisah Siti Fatimah, putri Rasulullah SAW, yang menjadi pemimpin perempuan penghuni surga karena keteguhan dan pengorbanannya.
“Sesungguhnya engkau menjalankan tugas mendidik anak ini, itu adalah pencapaian derajat yang tinggi di sisi Allah. Seorang anak apabila dididik dengan benar, maka dia akan menjadi unsur positif di masyarakat. Dan setiap kebaikan yang dilakukan anak itu pahalanya masuk ke rekening ibundanya. Itu amal jariyah yang tak akan terputus walaupun orang tuanya telah wafat,” ujar Habib Umar yang diterjemahkan oleh Habib Jindan bin Novel bin Salim Jindan.
Dalam nasihatnya, Habib Umar juga menyamakan perjuangan Ayu dengan Siti Aminah, ibunda Nabi Muhammad SAW, yang juga membesarkan anaknya seorang diri setelah sang suami wafat.
“Bayangkan persamaan engkau dengan ibundanya Rasulullah. Siti Aminah mendidik Rasul sendirian setelah sang ayah wafat. Maka engkau memiliki kemiripan dengannya dalam hal ini,” tutur Habib Umar.
Mendengar nasihat tersebut, Ayu tak kuasa menahan air mata. Ia tampak terharu dan mengucap syukur atas kesempatan bisa bertemu langsung dengan ulama besar tersebut. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor Restu






