WARTABANJAR.COM, JAKARTA – FC Twente tampak memilih untuk mempertahankan elitisme skuadnya dengan memarkir bek muda Mees Hilgers, meski tim masih belum pernah mencatat clean sheet musim ini. Direktur Teknik klub menyatakan bahwa keputusan tersebut adalah bagian dari strategi jangka panjang pengembangan pemain, bukan semata karena performa.
Menurut laporan, Hilgers belum sekalipun tampil sejak awal musim bulan lalu, meski pertahanan Twente kerap dikepung lawan dan kebobolan secara konsisten. Manajemen berniat menjaga “prestise internal” dan memperlakukan Hilgers sebagaimana pemain inisiatif yang tengah dipersiapkan khusus untuk musim berikutnya.
Media Belanda bahkan menyoroti kondisi ini dan menyebut perlakuan klub terhadap Hilgers sebagai “kontras” terhadap performa tim. Meski statistik menunjukkan kelemahan lini belakang, Twente tetap memilih pengalaman atas perubahan instan di sektor tersebut.
Dengan kebijakan ini, Hilgers harus bersabar dan mempertahankan profesionalisme, sementara Twente menghadapi tekanan untuk segera memperbaiki catatan tanpa clean sheet yang telah membayangi klub sejak awal musim. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

