WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Dapur SPPG Panggung Pelaihari yang dikelola oleh Yayasan Nanam Jariyah Indonesia (Mazaya Catering) Milik Suhendarti selalu menjaga kesegaran makanan.
Strategi kunci untuk menjaga kesegaran makanan adalah dengan sistem memasak bergelombang (kloter), bukan serentak dalam jumlah besar.
Kepala SPPG, Muslimin Al Maarif menjelaskan jadwal memasak sangat dinamis, disesuaikan dengan menu dan permintaan sekolah.
Baca Juga Link Tiket Laga Barito Putera vs Persela Sudah Bisa Dibeli!
“Kita masaknya itu berkeloter, supaya makanan itu tetap terjaga, tetap dalam kondisi yang baik dikonsumsi, jadi sampai ke tangan anak-anak itu masih dalam keadaan fresh,” jelas Muslimin.
“Kalau menunya simpel contohnya telur, kita mulai masak biasanya jam 2 atau jam 3. Tapi kalau ayam, ini kan agak lama, di jam 1 start-nya. Karena ada permintaan kadang jam 7 sudah minta dikirim, seperti di SDN 2 Panggung.”
Tahap akhir di dapur adalah pemorsian, yang menjadi gerbang quality control terakhir. Tim finishing bertugas memastikan warna, tekstur, dan aroma masakan sesuai standar sebelum dikemas.
“Di samping juga dikontrol sama ahli gizi, sama juga Aslab ikut serta membantu dalam proses packing dan juga pengaturan pendistribusian,” katanya.







