Seruan Boikot Trans7, IKLAS Beri Waktu 1×24 Jam

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Seruan memboikot Trans 7 karena tayangannya menyinggung Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, KH Anwar Manshur ramai di media sosial.

Tagar boikot Trans7 di media sosial dilakukan oleh berbagai kalangan terutama oleh

Para santri dan alumni pondok pesantren menggaungkan boikot Trans7 di seluruh Indonesia.

Baca Juga TERUNGKAP! Ibu Pembuang Bayi di Rosela Banjarbaru, Ternyata Pelajar 17 Tahun, Polisi: Hasil Hubungan Terlarang

Gerakan boikot ini muncul setelah setelah Trans7 menayangkan salah satu episode program XPOSE dengan judul yang dianggap provokatif yakni “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”

Tayangan tersebut membuat warganet geram karena dinilai melecehkan kiai, santri dan pondok pesantren.

Karena tayangan tersebut tidak berimbang, karena menyoroti kehidupan pesantren secara sepihak.

Warganet juga mendesak Trans 7 untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas tayangan tersebut. Sejumlah tokoh pun mengecam tayangan tersebut.

Perkumpulan Ikatan Keluarga Alumni Asshidiqiyah (IKLAS) beserta jajaran pengurus dan seluruh alumni Asshiddiqiyah menyatakan sikap atas penayangan konten Trans7 tersebut.