Pelatih asal Belanda itu tak menampik, kekalahan atas Irak menjadi kekecewaan yang amat besar dalam karier kepelatihannya.
“Ya, dan impian Piala Dunia terlepas dari tangan Anda, dan kekecewaan ini bukan hanya milik saya, tetapi seluruh negeri Indonesia. Ya, ini sungguh berat,” paparnya.
Irak sendiri berhasil mengunci kemenangan sekaligus menggaransi tiket ke ronde kelima kualifikasi Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Zidane Iqbal pada menit ke-75.
Kejutan itu dihadirkan oleh Zidane Iqbal yang dengan cerdik melepas tembakan terukur ke arah kiri gawang Maarten Paes.
Sebelum melepas tembakan, pemain jebolan Manchester United itu sempat mengelabui Calvin Verdonk hingga Rizky Ridho.
Indonesia terus menekan di sisa waktu babak kedua dalam upaya mengejar ketertinggalan. Harapan sempat muncul bagi armada Patrick Kluivert setelah wasit mengusir Zaid Tahseen dengan kartu merah, membuat Irak bermain dengan 10 orang.
Keunggulan 0-1 untuk Irak tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, menandai akhir dari perjalanan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026. (Wartabanjar.com/inilah.com)
Editor Restu







