UNIK! Kementerian Haji Terapkan “PSL”, Wamen Dahnil: “Ini Warisan Gaya Para Bapak Bangsa!”

Bagi Dahnil, sarung bukan sekadar kain, melainkan simbol kesederhanaan, perjuangan, dan kehormatan kaum santri.

Menyatu dalam Nilai Keislaman dan Nasionalisme

Lebih jauh, Dahnil menegaskan bahwa PSL mencerminkan tiga nilai utama bangsa Indonesia: keislaman, nasionalisme, dan kepribadian luhur.

“Peci, jas, dan sarung menggambarkan harmoni antara agama, budaya, dan karakter bangsa. Inilah Indonesia yang sejati — beriman, beradab, dan berdaulat,” ujarnya.

Ia berharap tradisi baru ini menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur kementerian untuk meneladani etos kerja para pejuang kemerdekaan dan mengabdi dengan integritas serta kebanggaan budaya.

Kementerian Haji dan Umrah kini menjadi satu-satunya instansi yang menerapkan seragam resmi berbasis tradisi keislaman nusantara. Inovasi ini disambut positif oleh publik karena dianggap sebagai langkah berani mengangkat jati diri bangsa di tengah modernitas birokrasi.

Dengan semangat sarung dan peci, Dahnil Anzar berharap semangat para ulama dan santri bisa terus hidup di dalam sistem pemerintahan modern Indonesia.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)

editor: nur muhammad