MARKAS TPNPB Digempur Super Tucano TNI! Kelompok Bersenjata Menjerit, Netizen: Jangan Kasih Ampun!
WARTABANJAR.COM, PAPUA - Langit Kiwirok, Papua, bergemuruh pada 6 Oktober 2025. Dua pesawat tempur Super Tucano milik TNI AU melancarkan serangan udara ke markas kelompok bersenjata TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat). Dentuman bom dan kepulan asap tebal membubung dari titik-titik pegunungan, menandai operasi militer yang mengguncang jagat maya.
Yang mengejutkan, kelompok yang selama ini dikenal beringas dan kerap melukai warga sipil justru terlihat merengek dalam video yang mereka rilis sendiri. Mereka berteriak meminta pertolongan dan menyerukan agar komunitas internasional turun tangan menghentikan serangan tersebut.
BACA JUGA: VIRAL! China Resmikan Jembatan Terpanjang & Tertinggi Dunia, Ada Kedai Kopi Diketinggian 792 Meter
Video tersebut langsung viral dan memicu gelombang reaksi dari netizen Indonesia. Banyak yang menyuarakan dukungan penuh terhadap TNI dan mengecam keras aksi TPNPB:
“Jangan kasih ampun! Jaya selalu buat TNI! ❤️”
“Itu baru Super Tucano keluar, udah pada ketar-ketir! 😂”
“Kami padamu, Pak TNI. Langsung ratakan aja, jangan divideo!”
“Jangan bawa-bawa nama Tuhan setelah membantai warga dan aparat!”
Namun, ada pula komentar yang menyoroti isu HAM dan dampak konflik terhadap masyarakat sipil:
“Kenapa dibom dan ditembak gitu? Korban TNI sudah berapa gara-gara HAM?”
“Supaya dunia internasional nyenyenyenye…”
Serangan ini memicu kembali perdebatan lama soal Papua: bolehkah merdeka? Bisa, tapi tidak boleh. Boleh, tapi tidak bisa. Netizen pun membagikan kutipan-kutipan tajam yang menggambarkan kompleksitas konflik di wilayah tersebut.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI terkait jumlah korban atau dampak lanjutan dari operasi udara tersebut. Namun satu hal jelas: Super Tucano telah menunjukkan taringnya, dan TPNPB kini berada dalam tekanan berat.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad