FAKTA TERBARU Keracunan MBG di Martapura, Korban Bertambah Jadi 63 Siswa, Pemeriksaan Bahan Makanan Dilakukan

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA — Kasus dugaan keracunan massal mengguncang Kabupaten Banjar! Puluhan siswa di Martapura dilaporkan jatuh sakit usai menyantap makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga Kamis (9/10/2025) malam pukul 19.30 WITA, tercatat 63 siswa dirawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Dari jumlah itu, 23 siswa sudah diperbolehkan pulang, sementara 37 lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Adapun 5 siswa harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lain karena kondisi yang lebih serius.

Komandan Kodim 1006/Banjar, Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya, memastikan kondisi para korban kini berangsur stabil, meski tim medis terus melakukan pemantauan ketat.

“Kami memantau hingga pukul 02.00 dini hari karena masa kritis efek keracunan bisa berlangsung sampai 12 jam,” jelas Letkol Bambang kepada wartawan.

BACA JUGA: GEGER! Jasad Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah TPA Batu Merah Balangan, Ini Sosok Penemunya

Ia menegaskan, RSUD Ratu Zalecha menjadi rumah sakit utama dalam penanganan kasus ini, sementara RS Pelita Insani serta Puskesmas Martapura 1 dan 2 disiapkan sebagai tempat rujukan cadangan bila kapasitas utama penuh.

“Seluruh biaya perawatan ditanggung oleh Pemerintah Daerah. Tidak ada biaya sepeser pun yang dibebankan kepada korban maupun keluarganya,” tegasnya.

Pemeriksaan Laboratorium Sedang Berjalan

Untuk mencari tahu penyebab pasti kejadian ini, pihak Kodim dan Dinas Kesehatan telah mengambil sampel bahan makanan yang dikonsumsi para siswa.

“Sampel sudah diambil dan akan diperiksa di laboratorium. Hasilnya akan diumumkan resmi oleh Dinas Kesehatan dan Kepolisian agar masyarakat tidak terjebak isu liar,” ujar Letkol Bambang.

Baca Juga :   Prakiraan Cuaca Kalsel Hari ini, Hujan Hingga Malam Hari

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca