MUI Tegur DPRD Tanah Laut! 16 Usulan Terbengkalai, Dana Nol Rupiah, dan Janji yang Tak Kunjung Terwujud!
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Suasana rapat audiensi antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Laut dan Komisi II DPRD Tanah Laut mendadak memanas. Dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat DPRD pada Senin (6/10/2025) itu, MUI melontarkan kritik tajam terhadap minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap urusan keagamaan.
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Tanah Laut, H. Agus Prasetya B., SE., M.I.Kom, tersebut menjadi panggung bagi MUI untuk menumpahkan kekecewaan mereka yang sudah lama terpendam. Ketua MUI Tanah Laut, KH Ahmad Syafruddin, dengan lantang memaparkan 16 poin usulan penting yang selama ini terabaikan.
Beberapa poin krusial yang disorot antara lain:
Pengembangan wisata religi yang dinilai mandek tanpa tindak lanjut.
BACA JUGA: Geger Diduga Orang Terjun dari Atas Jembatan Basirih
Kebutuhan edukasi tentang situs makam aulia sebagai bagian dari pelestarian sejarah Islam di Tanah Laut.
Usulan penerbitan buku sejarah keagamaan daerah sebagai warisan intelektual.
Hingga rencana pendirian perguruan tinggi Islam yang tak kunjung terealisasi.
KH Ahmad Syafruddin bahkan menegaskan bahwa MUI Tanah Laut selama ini berjuang tanpa sokongan dana dari pemerintah daerah.
“Sejak berdiri, MUI Tanah Laut belum pernah mendapat bantuan dana dari pemda. Semua kegiatan kami biayai secara swadaya antaranggota. Aspirasi kami sering didengar, tapi jarang ada realisasi. Kami hanya berharap DPRD benar-benar bijak dan tanggap atas persoalan ini,” ujarnya dengan nada kecewa.
Menanggapi kritik keras tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Tanah Laut, H. M. Khairuddin, S.Ag., M.Pd.I, yang turut hadir dalam audiensi, mencoba menenangkan suasana. Ia meminta semua pihak tetap berprasangka baik dan menjaga komunikasi agar solusi bisa dicapai bersama.
“Saya tidak membela pemerintah daerah, tapi mari kita husnudzon. Proses memang butuh waktu. Selama komunikasi terjaga, insyaallah semua usulan akan terealisasi sesuai alurnya,” ujarnya menengahi.
Sementara itu, Komisi II DPRD Tanah Laut menyambut baik seluruh masukan dari MUI dan berjanji akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan.