WARTABANJAR.COM - Penerbangan Singapore Airlines nomor SQ325 dari Frankfurt menuju Singapura mendadak bikin heboh. Pesawat Airbus A380 yang membawa 401 penumpang dan 28 kru itu terpaksa putar balik setelah terbang hampir 4 jam pada Kamis (25/9/2025).

Padahal, penerbangan jarak jauh ini seharusnya memakan waktu sekitar 12 jam melintasi Eropa hingga Asia Tengah. Namun nahas, di ketinggian 31.000 kaki di atas Laut Kaspia, Azerbaijan, kru penerbangan mendeteksi masalah teknis yang memaksa pesawat kembali ke Frankfurt.

Kronologi Insiden

Terbang selama 3 jam 40 menit, pesawat memutuskan berbalik arah.

Total waktu di udara menjadi 8 jam 55 menit sebelum akhirnya mendarat aman di Frankfurt pukul 06.51 pagi waktu setempat.

Seluruh penumpang berhasil turun tanpa kendala, dan penerbangan dinyatakan dibatalkan.

Pihak Singapore Airlines (SIA) enggan merinci jenis masalah teknis yang terjadi. Namun, mereka memastikan bahwa keselamatan penumpang dan kru adalah prioritas utama.

Sebagai kompensasi, maskapai memberikan voucher makan dan akomodasi hotel, serta menyiapkan penerbangan pengganti.
“Kami meminta maaf dengan tulus atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar pihak SIA dikutip dari Mothership.

Menariknya, ini bukan insiden perdana. Pada Maret 2025, pesawat Airbus A380 SIA dengan rute sebaliknya (Singapura–Frankfurt) juga sempat kembali ke bandara asal karena alasan teknis yang tidak diungkapkan.

Meski penumpang selamat dan aman, insiden ini memunculkan tanda tanya besar: apakah Airbus A380 milik SIA sedang bermasalah secara teknis, atau ini hanya kebetulan berulang?(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)

editor: nur muhammad