Menurutnya, edukasi langsung perlu digencarkan agar angka pelanggaran berkurang.
Hal senada diutarakan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Tabalong, Zainal Arifin.
Ia menilai banyak pengendara, terutama emak-emak, masih abai terhadap rambu.
“Pengalaman saya, pernah lihat sendiri mereka tetap lewat meski ada peringatan jalan berlubang,” cetusnya.
Forum lalu lintas tersebut menekankan pentingnya edukasi, pengawasan, dan sinergi lintas instansi untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. (wartabanjar.com/HRD)
Editor: Yayu







