WARTABANJAR.COM, SINJAI – Dunia akademik tercoreng oleh insiden mengenaskan. Seorang dosen Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, Sulawesi Selatan, Andi Alauddin (AA), menjadi korban pengeroyokan brutal oleh lima orang, termasuk seorang rekan kerjanya sesama dosen, hanya gara-gara persoalan sepele di area parkir kampus.
Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Adi Asrul, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi tindak pidana pengeroyokan terhadap AA (Andi Alauddin). Dia dikeroyok oleh lima orang, salah satunya juga dosen,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).
Kronologi Pengeroyokan
Peristiwa ini terjadi di halaman Kampus UIAD Sinjai, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (22/9) sekitar pukul 22.30 Wita.
Saat itu korban baru tiba dari Makassar bersama rekannya berinisial EL. Setelah mengantar EL mengambil kendaraan di kampus, korban hendak pergi. Namun, mobil yang dikendarainya terhalang oleh IN (34), dosen sekaligus tersangka utama.
Korban berusaha menghindari, tetapi IN malah meneriakinya, membuka pintu mobil, lalu langsung memukul hidung korban. Tak puas, IN kembali menghajar korban hingga terjadi adu dorong.









