AKHIRNYA TERTANGKAP! Pemuda Penjarah Kotak Amal di Kotabaru Dibekuk Polisi Saat Gagal Beraksi
WARTABANJAR.COM, KOTABARU – Warga Kotabaru akhirnya bisa bernapas lega. Seorang pemuda berinisial AS (20), warga Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, yang kerap meresahkan dengan aksi pencurian kotak amal, berhasil ditangkap polisi.
AS diketahui sudah berulang kali menjarah kotak amal di masjid-masjid sekitar. Namun sepak terjangnya terhenti pada 16 Agustus 2025, saat ia kepergok sedang beraksi di sebuah kios di desanya.
Pelaku sempat merusak pengikat kotak amal menggunakan obeng. Namun nahas, aksinya dipergoki langsung oleh pemilik kios. Ia pun kabur sambil membawa kotak amal, hingga dikejar warga. Upayanya gagal total dan akhirnya berhasil diamankan polisi.
Aksi AS membuat warga resah karena kotak amal masjid kerap menjadi sasaran. Banyak yang geram sekaligus lega setelah pelaku akhirnya tertangkap.
Sejumlah warga menilai kasus ini harus diproses hukum hingga tuntas agar menjadi efek jera. “Kotak amal itu untuk kepentingan ibadah, bukan untuk dipermainkan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tempat ibadah dan fasilitas umum tetap harus dilengkapi pengawasan ketat, termasuk CCTV, untuk mencegah aksi pencurian.
Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor jika ada kejadian serupa dan tetap meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.
Pelaku: AS (20), warga Desa Stagen, Pulau Laut Utara.
Modus: Menjarah kotak amal masjid dan kios dengan merusak pengikat menggunakan obeng.
Tertangkap: 16 Agustus 2025, setelah aksinya dipergoki pemilik kios dan gagal melarikan diri.
Status: Diamankan polisi, dalam proses penyidikan lebih lanjut.(Wartabanjar.com/berita.kotabaru)
editor: nur muhammad