UPDATE Kasus Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dipecat! Ajudan Prabowo Turun Tangan, Wali Kota Langsung Minta Maaf

Video yang beredar memperlihatkan siswa-siswi berlarian sambil menangis menyalami Roni. Suasana itu begitu mengharukan hingga publik bersimpati pada sang kepsek. Roni sendiri menegaskan video itu bukan acara perpisahan resmi, melainkan spontanitas dari siswa dan guru yang mendengar isu pencopotannya.

“Itu bukan perpisahan, mungkin mereka sudah mendengar isu. Saya ikhlas, saya hormati keputusan pimpinan,” ujar Roni.

Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah SPd MSi saat perpisahan dengan muridnya usai dipecat Wali Kota Prabumulih.(Wartabanjar.com/Istimewa)

Kritik dan Sorotan Publik

Meski Pemkot Prabumulih menyebut mutasi sebagai hal wajar dalam penyegaran organisasi, pengamat pendidikan menilai keputusan tersebut tidak bijak.

Suherman, pengamat pendidikan Sumatera Selatan, menegaskan seorang kepala sekolah seharusnya didukung ketika menegur siswa yang melanggar aturan.

“Jika benar pencopotan terkait teguran kepada anak pejabat, maka ini harus ditindak. Aturan jelas, anak SMP di bawah umur tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor,” tegasnya.

Kasus ini kini menjadi pelajaran penting tentang transparansi kebijakan, keberanian menegakkan aturan, dan sorotan publik terhadap pejabat daerah. Publik diminta ikut mengawasi agar tidak ada kejanggalan dalam setiap mutasi jabatan di lingkungan sekolah.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad