“Iya, itu salah satu solusi (tangkal hoaks) dan kita sedang kaji. Intinya adalah untuk semakin memperkecil upaya-upaya scamming, dan juga untuk memudahkan pengawasan kita terhadap misinformasi hoaks dan lain-lain,” ujar Nezar.
Sebelumnya, wacana tersebut mencuat ketika disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh. Ia menyebut akun medsos ganda berisiko di tengah derasnya informasi digital saat ini, sehingga wacana satu warga satu platform medsos penting untuk meminimalisir penyalahgunaan.
“Akun ganda ini kan sangat-sangat merusak, akun ganda ini kan pada akhirnya disalahgunakan. Pada akhirnya, bukan mendatangkan manfaat bagi masyarakat, bagi pemakai yang asli tentunya,” kata Oleh Soleh. (Wartabanjar.com/rri)
Editor Restu







