Selain memacu gairah olahraga, turnamen ini juga membawa dampak ekonomi positif. UMKM dan pedagang kecil yang berjualan di sekitar stadion kebanjiran pembeli, sehingga roda ekonomi masyarakat ikut bergerak.
Yajid menambahkan, Bupati HST Cup bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga wadah mencetak bibit pesepak bola berbakat sekaligus mendorong anak muda menyalurkan energi ke kegiatan positif.
“Turnamen ini kami harapkan jadi pemicu lahirnya aktivitas sehat, sekaligus menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba maupun ketergantungan gadget. Olahraga adalah jalan menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan resmi berakhirnya Bupati HST Cup 2025, Pemkab HST bersama KONI menegaskan komitmennya menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan yang akan semakin meriah, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur muhammad







