WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Meski gagal membawa Turki juara dunia, Melissa Vargas tetap menjadi sorotan utama di final FIVB 2025. Opposite spiker berusia 25 tahun itu mencetak 33 poin, terbanyak di antara semua pemain yang tampil di partai puncak melawan Italia.
Permainan agresif Vargas membuat blok Italia kewalahan. Didukung kapten Eda Erdem dengan tambahan 19 poin, Turki bahkan sempat memaksakan pertandingan hingga set kelima sebelum kalah tipis 2-3.
“Ini memang bukan hasil yang kami harapkan, tapi kami sudah berjuang maksimal. Turki masih punya masa depan cerah,” ujar Vargas usai pertandingan.







