WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Seorang pria yang sehari-hari dikenal sebagai penjual sayur, Yani, ditemukan tewas mengapung di sungai dekat jembatan RT 4, Desa Ketapang, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut pada Rabu (3/9/2025) malam. Korban dilaporkan hilang sejak dua hari lalu. Penemuan jenazah Yani berawal dari status WhatsApp yang dibuat oleh Ketua RT 2, Nadi. Nadi menjelaskan bahwa Yani sudah dua malam tidak pulang ke rumahnya. "Korbannya orang sini jua, ngarannya Yani. Sudah 2 malam kada bulik," ujar Nadi. Baca Juga BREAKING NEWS Helikopter Hilang di Mantewe Akhirnya Ditemukan, Ada Satu Jasad Pencarian baru dilakukan pada Rabu malam setelah anak Yani memberi tahu Nadi bahwa ayahnya sempat berpamitan untuk memasang ringgi (sejenis perangkap ikan atau hewan lain). "Anaknya tuh baru tadi aja meinfokannya. Habis Maghrib tadi meinfokan," kata Nadi. Setelah informasi itu disebarkan, pencarian besar-besaran pun dilakukan oleh warga, dibantu oleh tim dari kepolisian, BPBD, Damkar, dan PMI Tala. Salah satu warga yang menemukan korban, Rahmi, menuturkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengapung. "Jadi sidin larut tapi tekalang ringgi. Jadi larut sidin takapinggir," jelas Rahmi. Rahmi memperkirakan korban tenggelam saat sedang memasang ringgi, lalu jasadnya terbawa arus hingga ke tepian. Lokasi penemuan yang berada di dekat jembatan RT 4 itu juga dikenal banyak terdapat ular, menambah dugaan bahwa korban bisa saja mengalami insiden lain. Jenazah Yani ditemukan sekitar pukul 21.40 WITA dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk proses pemandian dan pemakaman. Sampai saat ini pihak Polsek Pelaihari masih melakukan penyelidikan kasus tenggalamnya Korban tersebut. (Wartabanjar.com/Gazali) Editor Restu