WARTABANJAR.COM, BARABAI – Malam penuh pesona mewarnai Balai Rakyat Barabai, Minggu (31/8/2025), ketika Pemilihan Putri Anggrek Hulu Sungai Tengah (HST) 2025 resmi dibuka. Ajang ini diluncurkan oleh Bupati HST Samsul Rizal melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Zamhasari, dengan semangat menjadikan anggrek sebagai identitas daerah.
Lebih dari Sekadar Kontes Kecantikan
Dalam sambutannya, Zamhasari menegaskan bahwa Putri Anggrek bukan hanya soal paras cantik, melainkan kecerdasan, wawasan, dan jiwa kepemimpinan. Para finalis diharapkan mampu menjadi duta budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif HST.
“Anggrek itu melambangkan keanggunan, keteguhan, dan keunikan. Putri Anggrek harus mencerminkan filosofi itu, sekaligus menjadi wajah HST di mata luar,” tegasnya.
Anggrek Jadi Ikon dan Identitas HST
Kepala Disporapar HST, Muhammad Ramadlan, menyebut ajang ini sebagai bagian dari gerakan besar melestarikan flora khas daerah. Ia bahkan mengumumkan rencana pembentukan Kampung Anggrek sebagai proyek percontohan, yang akan diperluas ke berbagai desa.







